DESA PASAR NGALAM KECAMATAN AIR PERIUKAN KABUPATEN SELUMA – BENGKULU

Lihat Pasar Ngalam di google map

A. Sejarah Desa

Dimulai dari cerita mulut kemulut Desa Pasar Ngalam  berawal dari sebuah peladangan yang hanya dihuni 6 kepala keluarga, didalam hutan ditepi Palua Ranggas (nama sungai) mereka bertani, berkebun dan mencari hasil bumi seperti rotan, lokan, ikan dll. Karena mereka juah didalam hutan dan jarang sekali keluar maka mereka disebutlah “Ngalaman” dengan artian mengembara atau jarang keluar dari hutan. Dengan waktu yang panjang dan berkembang biaklah mereka sehingga menjadi keluarga yang besar.

Kemudian sekitar tahun 1908  Inggris pada saat itu membangun jalan lintas selatan dari Pasar Talo sampai ke muara Ngalam saat ini, maka orang orang ini pindah keseberang sungai mendekati jalan Inggris dan mereka menyebutnya pinda ke pasar (dekat jalan/dekat pesisir) dan disebutlah pada saat itu dengan sebutan ” Pasar Ngalaman” dengan dipimpin seorang Pemimpin oleh Bapak Agus, sekitar puluhan tahun mereka mendiami Pasar Ngalaman tersebut dan terjadilah abrasi sungai disebabkan desakan air laut maka putuslah jalan inggris tersebut  dan putus jugalah  pasar yang mereka diami sehingga merekapun kembali pinda dari pasar tersebut dengan membuka sebuah perkampungan yang letaknya sekitar 2 km dari pasar semula dan merekapun memberi nama dengan sebutan “Pasar Baru” pada saat itu desa tetangga dari pasar baru adalah Desa Kungkai dan Desa Siabun yang juga merupakan desa-desa dipesisisr pantai, karena pada saat itu jalan inggris tidak sampai kekungkai maka sekitar tahun 1920an orang orang kungkai hijra atau berpindah ke Pasar Baru dan sama-sama membuka ladang kebun sawah dan mencari ikan secara bersama sama.

Kemudian setelah Indonesia merdeka maka terbentuklah Pemerintahan Indonesia sampai kepelosok tanah air termasuk Pasar Baru pada saat itu dan dikukuhkanlah Pasar Baru manjadi “Pasar Ngalam” karena asal muasalnya dari orang orang Ngalaman. Dengan seorang pemimpin pada saat itu disebut dengan sebutan Depati. Untuk Depati pertama pada saat itu di tunjuklah Bapak Linuk kemudian diganti oleh Bapak Bais Depati ke-2 kemudian diganti Bpk. TAHA  Depati ke-3 sekitar tahun 1960an kemudian diganti oleh Bpk. Ayub sebagai Depati ke-4. Depati Ke-5. Bpk. Na`in, Depati ke 6  Bpk. Zalik dimana Pemerintahannya tidak berjalan lama dan di tunjuklah Bapak Wajb Sebagai Pejabat Sementara (PJS), Depati Ke-7 Bpk. Hamzah, Depati ke-8 Bpk. Dahnas.

Kemudian sistem Pemerintahan menghapus atau menggaanti sebutan Depati menjadi sebutan Kepala Desa (KADES), dimana Kades pertama yang dipilih langsung oleh masyarakat yaitu : Bapak M. Yunus H, Kades Ke-2 Bpk. Zainal Arifin, Kades ke-3 Bpk. Razik, Kades ke-4. Bpk. Sahudianto Periode 2012 s/d 2018.

Pada periode ini Pemerintah telah memprogramkan Pembangunan disegala sektor yang Dimulai dengan Sistem Doun Up atau Dari Bawah keatas dalam Pengertian desa dipercaya untuk membangun Desanya Masing-masing dengan menggunakan Anggaran Dana Baik dari Daerah maupun pusat.

Tidak ketinggalan Desa Pasar Ngalam Pada Pemeritehan Bapak Sahudianto Mulai Tahun 2013 telah melaksanakan Pembangunan dengan dana percepatan Pembangunan. Adapun  Pembagunan pertama yang dibangun adalah Kantor Kepala Desa pada Tahun 2013 Balai Desa Pada Tahun 2014 dan Ditahun 2015 pembangunan mengarah Pada sarana dan Prasarana Desa  yaitu Siring Pasang, gudang Kantor Desa, Dan halamman Kantor dan Balai Desa,serta Kegiatan Kegiatan Kemasyarakatan Lainnya.

B. Demografi

Desa Pasar Ngalam merupakan salah satu desa dari Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu yang dikeliling sungai terletak di daerah pesisir pantai Samudra Hindia yang jaraknya 47 Km dari Pusat Kota Madya Bengkulu.

Desa Pasar Ngalam terletak di dalam wilayah Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu berbatasan dengan:

Sebelah Utara      :    Berbatasan dengan Desa Sukasari

Sebelah Selatan   :    Berbatasan dengan Desa Pasar Seluma

Sebelah Barat      :    Berbatasan dengan Desa Kungkai Baru

Sebelah Timur      :    Berbatasan dengan Desa Lawang Agung

Luas wilayah Desa Pasar Ngalam adalah Lebih Kurang 4.586,42 Ha, dimana 75 % berupa daratan dan dimanfaatkan sebagai perkebunan swasta PT. Agri Andalas, 10 % untuk persawahan dan Perkebunan Masyarakat sisanya 15 % untuk pemukiman / perumahan penduduk.

Iklim Desa Pasar Ngalam sebagaimana di Desa lain di Wilayah Provinsi Bengkulu dan Indonesia pada umumnya mempunyai iklim tropis / musim kemarau dan penghujan. Hal tersebut sangat berpengaruh langsung terhadap pola tanam pada lahan pertanian dan perkebunan di Desa Pasar Ngalam Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu.

     B. 1  Keadaan Sosial

Penduduk Desa Pasar Ngalam 90 %  terdiri dari masyarakat asli Serawai, dan lainnya sebanyak 10 %. Sehingga tradisi-tradisi bermusyawarah untuk mufakat selalu dapat dijalankan sesuai dengan apa yang diharapkan bersama.

Hal tersebut secara efektif dapat menghindarkan benturan-benturan antar kelompok masyarakat. Desa Pasar Ngalam mempunyai jumlah penduduk 1.882 jiwa, yang terdiri dari Laki-laki 1.006 orang dan Perempuan 876 orang dan terdiri dari 458 KK. Yang terbagi dalam empat belas  (14) wilayah dusun.

VISI DAN MISI

A. VISI

Aparatur Desa Pasar Ngalam dan Masyarakat sepakat bahwa Visi adalah gambaran umum dari kondisi yang ideal yang dibutuhkan oleh Desa Pasar Ngalam di masa yang akan datang yang dicapai bersama dengan partisipasi masyarakat untuk jangka waktu tertentu.

Jangka waktu sebagaimana dimaksud sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 tahun 2014 tentang Pembangunan Desa, yaitu 6 (enam) tahun. Jangka waktu dimaksud bagi Desa Pasar Ngalam adalah dari Tahun 2016 sampai dengan 2021.

Adapun sesuai kesepakatan antara Pemerintah Desa Pasar Ngalam dengan BPD Desa Pasar Ngalam bahwa Visi Desa Pasar Ngalam  adalah :

“M E M B U M I”

(Mandiri Ekonomi, Mandiri BerBudaya, Makmur dan Indah)

B. MISI

a. Misi Membangun Perencanaan yang Akuntabel.
  Misi ini menjelaskan Penciptaan Fondasi Manajemen Pemerintahan yang Mantab melalui Pengembangan Data / Informasi Desa yang benar dan rinci Menuju Perencanaan Desa yang Detil dan Lengkap serta Berkualitas.
  Misi ini disepakati karena terbukti kualitas manajemen pemerintahan tergantung dengan kualitas manajemen pembangunan.  Aspek Pemerintahan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembangunan dan sebaliknya aspek pembangunan adalah kewajiban yang harus dipenuhi dalam pemerintahan. Pembangunan adalah upaya pemerintah dan segenap masyarakat dalam melakukan perubahan keadaan dari keadaan sekarang menuju keadaan yang ideal dan lebih memenuhi hajat kehidupan orang banyak, dan lebih baik sesuai dengan perkembangan tingkat peradaban manusia.
  Pemerintah yang tidak melakukan amanat pembangunan merupakan organisasi yang lalim. Sedangkan manajemen pembangunan menempatkan perencanaan sebagai tahapan profesional pemerintah yang harus dipenuhi. Tanpa perencanaan yang baik suatu pemerintahan menunjukkan dirinya tidak profesional.
  Perencanaan yang baik disusun berbasis data/informasi tolok ukur yang jelas dan riil. Data / informasi yang riil dimaksud adalah data profil desa. Informasi profil yang salah akan menyesatkan pikiran pengambil keputusan dalam perencanaan kebijakan. Artinya data yang salah akan menghasilkan perencaanaan yang salah. Perencanaan yang salah sama artinya merencanakan kesalahan.
  Kesalahan dalam merencanakan dan melaksanakan kebijakan pembangunan merupakan indikator tata pemerintahan yang kurang baik. Oleh sebab itu diyakini “good village governance” tidak mungin terwujud jika fondasi pembangunan yaitu pengelolaan data/informasi dan perencanaan dan pelaksanaan rencana pembangunan tidak akuntabel. (tidak bisa dipertanggungjawabkan).
  Akuntabilitas adalah kemampuan penerima amanat pembangunan dalam mempertanggungjawabkan pelaksanaan rencana pembangunan yang sudah disepakati.
b. Misi Mewujudkan penyelenggaraan pertanian yang bermutu sesuai dengan Topografi desa dan memaksimalkan potensi yang ada.
c. Misi Memberikan Fasilitasi Pembinaan dan Pengembangan Keterampilan dan Kreativitas Masyarakat untuk menciptakan lapangan kerja dan Wira Usaha Baru.`

 

2016 © Pemerintah Desa Pasar Ngalam